Suara-suara uang yg dihitung mesin sesekali memenuhi ruangan ditambahkan dengan suara tv sayup2 yg sesekali dilirik oleh penunggu yg rata2 berwajah lesu, letih, seolah lelah mrnunggu giliran dan seolah ingin berlari ke hutan.
Catatan penting sekaligus tidak penting kali ini adalah mengenai sistem yg terbangun yg sedang saya nikmati. Sistem ngantri. Sistem yg dirancang utk memberikan hak prioritas kpd yg lebih dahulu datang dan mau bersabar. Sistem yg membuat anda akan bertarung habis2an dg yg namanya sabar jika antriannya mengular seperti ular bersambung. Sistem yg membuat tiap org yg ngantri akan bergerak pelan2 sambil berharap akan ada keajaiban yg memungkinkan ia segera berada diurutan pertama.
Apa jadinya jika tidak ada sistem ngantri? Akan kah kerapian, keteraturan serta kenyamanan dan kesempurnaan cintaaa.. Aaa.. Eh, maksudnya adanya sistem ngantri membuat orang mau utk patuh pd sistem prioritas.
Entah, sedang terburu2 atau kebelet atau ditunggu jemuran yg menghadang mendung. Begitu pula pekerjaan, sebisa mungkin saya berupaya utk membuat sistem antrian pekerjaan berdasarkan prioritas dan kepentingan.
Jika tidak seperti itu, bisa2 merrka berteriak2 minta didahulukan, lalu bisa2 mengamuk tidak karuan karena berdesak2an.
Ah, andaikan sambil ngantri bisa ngopi..
Bagikan
Catatan Secangkir Kopi Hitam (CSKH) Day#4
4/
5
Oleh
Muchsin Ridlo
Tinggalkan komentar Anda disini! Komentar berbau2 iklan atau terang2 iklan akan saya bantu promosikan tapi bukan disini :D