Tetapi karena ada distorsi komunikasi antara pemesan bis dan makelar bis serta yg punya bis menyebabkan sampai jarum jam tepat di angka 8 hidungnya bis masih tak tampak pula. Kabar baiknya adalah saya bisa menikmati sekotak nasi yg disediakan tuk sarapan bersama si cantik. (ehm ehm)
Kabar tidak baiknya adalah pekerjaan yg membosankan alias 'menunggu'pun harus dinikmati tanpa segelas kopi. Apapun pekerjaannya, suksesnya komunikasi berpengaruh thd kesuksesan pekerjaan tersebut. Bayangkan kalau seorang dokter bilang resepnya A, B, C lalu yg didengar dan dimengerti oleh si pasien atau keluarganya atau si apotekernya malahan D, E, bahkan Z.
Belum lagi kalau seorang guru yg 'keliru' mengkomunikasikan ilmunya kpd anak didiknya, maka bisa jadi kekeliruan ilmu yg diperoleh si anak tsb.
Komunikasi sukses ini jg bergntung pd kejelian dalam mengeksekusi ke-detil-an. Anda melewatkan detil yg kelihatannya kecil maka anda bisa terbunuh oleh jarum kecil detil itu sendiri.
Ironis memang, lebay? Ah tidak juga. Karena itulah berkali-kali mungkin bos anda, pimpinan anda, mengomel tentang sesuatu yg kelihatannya remeh temeh, kecil, tetapi itu detil dari pekerjaan besar anda.
Pimpinan anda mencoba mengurangi resiko 'kesalahan', 'distorsi' komunikasi yg dampaknya fatal. Perhatikan setiap kedetilan pekerjaan anda, penuhilah syarat penyelesaian detil tsb agar anda bisa tersenyum dg hasil yg sudah direncanakan, jika tidak mungkin anda perlu menyiapkan secangkir kopi hitam pahit sepahit kegagalan karena 'kesalahan kecil'.
Selamat berkarya kawan
Bagikan
Catatan Secangkir Kopi Hitam (CSKH) Day#3
4/
5
Oleh
Muchsin Ridlo
Tinggalkan komentar Anda disini! Komentar berbau2 iklan atau terang2 iklan akan saya bantu promosikan tapi bukan disini :D